maong ..

Jumat, 14 Oktober 2011

PSEUDOCODE


PSEUDOCODE .
Digunakan untuk penulisan algoritma menggunakan serangkaian pernyataan yang ditulis dalam bahasa sehari hari
1.       No.orut                1.1 subbb nomor              a, rincian pertama
b, rincian kedua
c, dan seterusnya…..
2.       Serangkaian dalam pseudocode ditulis dalam sebuah nomor baris yang menyatakan no urut pernyataan jika sebuah nomor memiliki sub kegiatan, maka digunakan aturan phenomenal  secara inden .
3.       Pembacan pseudocode dilakukan secara urut baris demi baris .
4.       Pada kondisi tertentu , ada kalanya pembaca pseudocode tidak dilakukan urut dari baris satu ke baris selanjutnya akan tetapi malompat ke baris yang lain ,
5.       Terdapat beberapa keyword / kata kunci yang digunakan dalam menulis pseudocode .
a.       BEGIN           :               menyatakan awal pseudocode
Keyword ini harus ada dan diletakkan di no.1 seluruh instruksi bermula .
b.      END               :               menyatakan akhir pseudocode
c.       IF ,THEN       :               menyatakan alternative penulisa dengan sebuah kemungkinana proses terusan
“IF<kondisi>THEN<pernyataan>” jika <kondisi> bernilaki “benar” maka <pernyataan> akan dikerjakan , sebaliknya baris ini akan dilompati .
d.      IF<THEN<ELSE : menyatakan alternative pilihan dengan 2 alur kemungkinana alur terusan .
IF<kondisi>THEN<pernyataan1>
                        ELSE<pernyataan2>
Jika <kondisi> bernilai benar maka <pernyataan1>aka dikerjakan . sebaliknya , <pernytaan2> yang akan dikerjakan .
e.      WHILE           :               menyatakan adanya [proses berulang bersyarat
WHILE<kondisi1>
        <pernyataan1>
        ……..
        <pernyataan_n>
Selama <kondis> benar maka <pernyataan1> sampai dengan <pernyataan_n> yang akan dikerjakan .
                                F . FOR :               menyatakan proses berulang tanpa syarat
                          FOR VAR = awal TO akhir
                          <pernyataan 1>
                          …………
                          <pernyataan n>
          <Pernyataan1> sampai dengan <pernyataan n> akan dikerjakan seiring dengan pergerakan nilai variable “var” dari nilai “awal” sampai nilai “akhir”.

pertemuan 3


PERTEMUAN 3 

1.1   PEMILIHAN TIPE DATA 

A.      Sesuai dengan jenis data yang akan diperoleh (pilihlah tipe data yang sesuai dengan jenisnya data yang akan di olah )
Analisa setiap data yang akan di olah secara sek sama .
Tidak setiap dat numeric akan diolah secara numeric .
B .  sesuaikan dengan kebutuhan memori . pilihlah data ynag sesuai dengan yang menggunakan memori secara efisien .
Ex : data numeric dengan tipe pecahan terbagi menjadi tipe float dan double .

1.2   VARIABEL (loaksi penunjuk tempat di memori computer hanya bias menyimppan data dengan tipe tertentu .
a.       Sebutan bagi lokasi memori yang digunakan untuk menyimpan data .
b.      Hanya bias menyimpan data dengan tipe tertentu .
c.       Menyimpan data baru akan menghapus data lama .
d.      Sekam proses berlangsung isi variable bias dirubah .
   Penamaan Variabel :
1.       Diawali dengan huruf kecil , kata berikutnys di awali dengan huruf capital .
2.       Tidak mengandung spasi atau symbol khusus seperti () ,- ,= ,?
3.       Lebih darisatu kata harus ditulis dempet AB – A B dianggap beda Variabel .
4.       Variabel sting maupun char di akhiri dengan $
Ex : Penamaan yang salah
                1’gaji ( diawali dengan angka )
                Total –pendapatan (ada minus )

1.3   KONSTANTA
1.       Sebutan bagi lokasi merori yang digunsksn untuk menyimpsn data .
2.       Hanya bisa menyimpan sebuah data dengan tipe tertentu .
3.       Penyimpana proses data hanya bisa dilakukan di awal proses
4.       Selama proses berlangsung isi konstanta TIDAK BISA dirubah .
 Persamaan konstanta ( tidak bisa dirubah )
a.       Siawali dengan huruf capital seluruhnya .
b.      Tidak mengandung spasi atau symbol khusus seperti () ,- ,= ,?
c.       Lebih darisatu kata harus ditulis dempet AB – A B dianggap beda Variabel .
d.      Variabel sting maupun char di akhiri dengan $

1.4   OPERTOR
1.       Karakter khusus yang digunakan untuk melaakukan proses tertentu .
2.       Memerlukan data untuk proses – disebut dengan OPERAND
3.       Data yang bersifat Unary – membutuhkan satu Operand
4.       Data yang bersifat Binery – membutuhkan 2 Operand

Jenis – jenis Operand
a.       Operand Matematika : digunakan untuk melakukan proses matematika .
=     :               Pemberian nilai
+     :               Penjumlahan
-          :               Pengurangan
X     :               Perkalian
M%:               Modulus atau sisa bagi
Ex : 4 %2 = 0 ( tanpa sisa )
        5%2 = 1 ( sisanya 0
b.      Operator relasi : digunakan untuk proses perbandingan
==   :               Persamaan
     :               pertidaksamaan
      :               lebih dari
      :               kurang dari
     :               kutang dari / sama dengan
     :               lebih dari / sama dengan
Pembacaan diawali dengan kata “apakah”
Hasil proses bernilai benar atau salah
c.       Operator Logika :  digunakan untuk melakukan proses logika
AND               Logika dan (hasil proses akan bernilai satu benar atw salah )
OR                  Logika atau
Table kebnaran untuk operaror Logika
X     y              x dan y                  x or y
1      1              1                              1                                              0 kondisi salah
1      0              0                              1                                              1 kondisi benar
0      1              0                              1
0      0              0                              0

1.5 EKSPRESI (pernyataan )
                1. ekspresi Matematika
                2. ekspresi Relasional
                3. ekspresi Logika
                4. ekspresi Gabungan .
Definisi :
1.       Ekspresi Matematika
3*4-5+2/52
Ekspresi ini diselesaikan dengan urutan sebagai berikut :
a.       ((3*4)-5)+(2/52)
b.      (12)+(2/52)
c.       (7+0,08)
d.      7,08
2.       Ekspresi relasional
o   10 = = 3
o   10 3
o   10 3     pembacaan apakah 10 lebih dari 3 ? dan seterusnya
o   10 3
3.       Ekspresi Logika
-          Cuacah_cerah AND jalana_ramai
-          Ada_angkuatan OR ada_tumpangan
4.       Ekspresi gabungan
(x+yz)AND(a+bc)
Urutan proses
a.       X+y dihitung dulu
b.      Hasil perhitungan tersebut dibandingkan dengan z
c.       a+b dihitung dulu
d.      hasil perhitungan tersebut dbandingkan dengan c
e.      hasil perbandingan 2 dan 4 dikombinasi dengan operator AND .

PROGRAM


PROGRAM
1 . kata , ekpresi , pernyataan / kombinasi yang d susun n d rangkai menjadi satu kesatuan prosedur (yang )
2. berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah (dan )
3. di implementasikan menggunakan bahasa pemrograman (sehingga )
4. dapat di eksekusikan oleh computer .

PENROGRAMAN TERSTRUKTUR
·         Pemrograman yang memiliki rancangan , bangun terstruktur dan tidak berbelit belit , (sehingga )
·         Mudah ditelusuri , dipahami , dan dikembangkan oleh siapa saja ,

BAHASA PEMROGRAMAN
Prosedur atau tata cara penulisan program .
Factor pentng dlm pemrograman :
1.       SINTAK : aturan gramatikal (penyampaian program ) yang mengatur tata cara penulisan kata .
2.       SEMANTIK : aturan untuk menyampaikan suatu arti ,
Fungsi :
a.       Sebagai  media untuk menyusun dan memahami program .
b.      Sebagai alat komunikasi antara pembuat program (programmer ) dengan computer .
c.       Sebagai alat komunikasi orang satu dengan orang lain .
KLASIFIKASI
A.      Tingkat rendah ( LOW LEVEL LANGUAGE )
B.      Tingkat menengah (MIDDLE LEVEL LANGUAGE )
C.      Tingkat tinggi . ( HIGH LEVEL LANGUAGE )
D.      Berorientasi object (Objecttt Oriental language )

A. Tingkat rendah
·      Berorientasi pada mesin .
·      Programmer harus dapat berpikir berdasarkan logika mesin computer .
·      Kurang fleksibel dan sulit dipahami oleh pemula . ex : assembly .
B. Tingkat Menengah
·         Menggunakan aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi atau pernyataan .
·         Menggunakan standart bahasa yang muda dipahami oleh manusia .
·         Memiliki instruksi tertentu yang dapat langsung diakses oleh manusia . ex : C
C. Tingkat tinggi
·         Memiliki aturan Garamatikal dalam penulisan ekspresi atau pernyataan .
·         Menggunakan standart bahasa yang muda dipahami oleh manusia . ex : Pascal , Cobol ,Power basic .
D .Berorientasi Object
§  Mengandung “KAPSUL” yang berisi fungsi untuk menyelesaikan masalah .
§  Programmer cukup memasukkan criteria yang dikehendaki  untuk menyelesaikan masalah .

PENDEKATAN BAHASA PEMROGRAMAN (lanjutan )
Daerah pendekatan 
- Tipe data
- Operator
-Sintaks (tata cara )statement .

PENGOLAHAN DATA
1.       Tipe Data
2.       Variabel
3.       Konstanta
4.       Operator
5.       Ekspresi

Data yang dapat dip roses oleh computer ada 3 jenis ,
A.      NUMERIK
Pada dasarnya data yang di proses oleh computer berjanis numeric , tipe data yang lain yaitu Bulat dan Pecahan .
B.      KARAKTER
Karakter tunggal (char )
Deretan Karakter  ( string )
C.      LOGIKA
Kondis benar dan salah
a.       Sataus 0 = salah
b.      Status 1 = benar


( 1 Byte = 8 Bite )